Prediksi Bola Betting

Prediksi Taruhan Bola Terkini

15/12/2018

Inilah kesalahan Inggris setelah di kalahkan Kroasia 2018

Posted by:

Langkah Inggris menuju Final Piala Dunia akhirnya kandas di babak Semifinal. Inggris dikalahkan Kroasia dengan skor 1-2. Pada pertandingan tersebut Inggris lebih mendominasi pada babak pertama, terbukti pertandingan baru berjalan lima menit Inggris unggul 1-0 atas Kroasia. Tendangan bebas Kieran Trippier meluncur bebas masuk kedalam gawang Kroasia tanpa bisa diantisipasi oleh kiper.

Babak pertama berakhir 1-0 untuk keunggulan Inggris. Namun pada babak kedua Kroasia keluar menyerang dan Inggris terlihat hanya bertahan. Dengan perjuangan tanpa lelah dari Kroasia, mereka akhirnya bisa menyamakan kedudukan lewat gol Ivan Perisic pada menit ke-68. Dan Kroasia menambah sebuah gol lagi pada babak tambahan waktu lewat gol Mario Mandzukic.

Dari hasil pertandingan tersebut ada beberapa kesalahan fatal. berikut beberapa hal yang membuat Inggris akhirnya kalah menghadapi Kroasia.

* Tak mengubah skema dan telat memasukan Eric Dier.

Jika pun ingin bermain bertahan, Southgate seharusnya mengubah skema permainan timnya. Dia seharusnya bisa mengubah 3-5-2 yang dia terapkan pada babak pertama menjadi 4-5-1 pada babak kedua.

Southgate seharusnya bisa menarik salah satu pemainnya di lini serang seperti Jesse Lingard atau Rahem Sterling dan memasukan Eric Dier. Hal itu penting untuk mengawal pergerakan Luka Modric.

Dier terbukti bisa mematikan Modric saat membela Tottenham. Pada laga penyisihan grup Liga Champions musim lalu, dia menjadi salah satu kunci sukses Tottenham membungkam Real Madrid yang diperkuat Modric. Tottenham mampu mengimbangi Real Madrid 1-1 pada laga di Santiago Bernabeu dan menang 3-1 di Stadion Wembley.

* Bermain bertahan setelah turun minum.

Eks kapten serta penyerang Inggris, Alan Shearer, menilai kesalahan pertama Inggris adalah bermain bertahan pada babak kedua. Inggris tampak lebih banyak menunggu Kroasia di area pertahanan sendiri ketimbang menekan setiap pemain lawan yang menguasai bola.

Hal ini bisa dipahami karena mereka telah unggul 1-0 saat itu. Pelatih Gareth Southgate tampaknya ingin mencoba mempertahankan kondisi tersebut sambil menyimpan tenaga untuk laga final.

Namun memberikan keleluasaan bagi Kroasia untuk menguasai bola nyatanya adalah sebuah kesalahan. Visi bermain Luka Modric dibiarkan berkembang dan berakhir dengan kekalahan bagi skuad Tiga Singa.

* Mencegah umpan silang.

Kroasia harus diakui memiliki kekuatan melalui serangan dari sisi sayap. Mereka memiliki Ivan Perisic di sisi kiri dan Ante Rabic atau pun Sime Vrsljko di sisi kanan. Dua gol Kroasia pada laga dini hari tadi pun berawal dari serangan di sisi sayap.

Hal itu sebenarnya sudah diketahui Southgate sejak awal. Yang patut disayangkan adalah Inggris tak bisa meredam umpan-umpan silang dari sisi sayap tersebut.

Lagi-lagi, hal itu sebenarnya bisa dilakukan dengan mengubah skema permainan menjadi 4-5-1 pada babak kedua. Dengan skema seperti itu, beban Kieran Trippier dan Ashley Young kemungkinan akan lebih ringan dan mereka bisa mencegah dua gol yang membobol gawang Jordan Pickford.

Walaupun kalah dalam laga tersebut, Inggris patut berbangga dengan pencapaian mereka pada Piala Dunia 2018. Inggris tidak termasuk dalam tim favorit juara dan hanya diprediksikan hanya bertahan di 16 besar, namun mereka membuat semua prediksi itu terpatahkan di Piala Dunia ini.

Tags: , , , , , , , , , ,

********

GRATIS !!! Silakan daftar dan pasang taruhan judi bola online anda via Yukitabet.com (Agen Resmi Sbobet, Maxbet dan 368Bet di Indonesia). Support dengan transaksi menggunakan rekening BCA, Mandiri, BNI dan BRI dengan minimal deposit Rp 50.000 dan minimal pemasangan taruhan per pertandingan Rp 25.000. Agen Bola