Euro 2016 : Profil Swedia

Euro 2016 : Profil Swedia
Euro 2016 : Profil Swedia
Euro 2016 : Profil Swedia, – Satu-satunya negara tuan rumah yang menelan kekalahan dalam partai final piala dunia yang berlangsung tahun 1958. Semenjak itu Swedia, tidak pernah lagi mampu mencapai langkah tersebut hingga kini. Namun di empat edisi terakhirnya mampu melangkahkan kakinya ke babak putaran final piala eropa setelah tahun 1992.

Tim nasional Swedia merupakan negara yang memiliki sejarah panjang dalam persepakbolaan dunia, sejak pertama kali memainkan laga internasionalnya yang pertama pada 12 Juli 1908. Hingga kini negara ini aktif sebagai negara peserta dalam setiap turnamen besar yang ada yaitu Piala Eropa dan Piala Dunia.

Di kompetisi piala eropa 2016 ini, akan menjadi keikut sertaan mereka yang ke 6 sepanjang sejarahnya. Menurut catatan sejarah yang ada, Swedia pernah mencatatkan prestasi yang cukup baik di kejuaraan Piala Eropa. Contohnya adalah pada ajang Euro 1992, tim yang berjuluk ” Si biru kuning ” ini berhasil melangkahkan kakinya hingga babak semifinal.

Pada saat itu, Swedia yang berada dalam satu grup dengan Denmark, Prancis dan Inggris tersebut mampu lolos kebabak berikutnya dengan menempati peringkat teratas di klasemen setelah memperoleh dua kemenangan dan sekali bermain seri. Laju impresif Swedia kala itu baru terhenti di tangan Jerman dengan skor akhir 1 – 2.

Hasil tersebut merupakan pencapaian tertinggi tim ini di sepanjang sejarahnya. Sementara di tahun 2016 ini mereka mendapatkan tiket ke kejuaraan putaran final Piala Eropa Prancis, harus dengan bersusah payah terlebih dahulu. Pada babak kualifikasi piala eropa 2016 ini mereka tergabung di grup G bersama dengan Austria, Rusia, Montenegro, Liechtenstein dan Moldova.

Hingga menyelesaikan seluruh pertandingan di babak kualifikasi mereka hanya mampu menempati peringkat ke 3 dengan poin akhir 18. Mereka harus melakukan pertandingan play-off untuk mendapatkan kepastian lolos ke putaran final Piala Eropa 2016 ini.

Denmark menjadi lawan mereka di babak kualifikasi dengan sistem pertandingan kandang dan tandang. Pada leg pertama, Swedia berhasil menang dengan skor 2 – 1 berkat gol-gol dari Emil Forsberg pada menit 45 dan penyerang andalan mereka Zlatan Ibrahimovic di menit ke 50.

Kemenangan yang menjadi modal cukup berharga bagi Swedia sebelum melakukan laga tandang ke Denmark pada 17 November 2015. Di laga leg kedua tersebut, Swedia bermain imbang 2 – 2 sehingga tiket menuju Prancis 2016 menjadi milik mereka dengan keunggulan 4 – 3 secara agregat.

Swedia di babak penyisihan grup Piala Eropa nanti akan tergabung di grup maut grup E bersama Belgia, Italia dan Irlandia. Pertandingan pertama akan mereka lakoni pada tanggal 13 Juli mendatang di Stade de France Prancis.

Bagi anda yang tertarik untuk mengikuti taruhan secara online dapat melakukan taruhan bola Euro 2016 ini bersama kami di Yukitabet, dengan hanya melakukan deposit awal sebesar 50 ribu rupiah anda akan mendapatkan berbagai macam bonus dan sudah bisa untuk melakukan taruhan. Lakukan pendaftaran terlebih dahulu dengan mengisikan data-data anda dibawah artikel ini atau bisa juga mengklilk tautan berikut –>Cara daftar Sbobet

PROFIL PEMAIN BINTANG : ZLATAN IBRAHIMOVIC

PROFIL PEMAIN BINTANG : ZLATAN IBRAHIMOVIC
PROFIL PEMAIN BINTANG : ZLATAN IBRAHIMOVIC

Tak dapat disangkal, Zlatan Ibrahimovic merupakan sosok sentral jika melihat tim nasional Swedia. Bahkan bukan tidak mungkin jika suatu hari nanti dia memutuskan gantung sepatu maka Zlatan sangat pantas menjadi salah satu legenda dan penyerang terbaik yang pernah di miliki oleh negara ini.

Kemampuannya sebagai predator di depan gawang lawan bisa jadi merupakan salah satu yang terbaik saat ini. Bahkan di usianya yang telah menginjak 34 tahun ini kemampuannya bersama PSG tidak luntur dan di musim ini telah mengemas kurang lebih 30 gol.

Karirnya bersama tim nasional Swedia dimulai pada pertandingan persahabatan melawan Kepualauan Faroe, 31 Januari 2001 lalu. Sementara ajang kompetitif pertamanya bersama Swedia terjadi pada tahun 2002 melawan Azerbaijan dalam ajang kualifikasi piala dunia.

Saat itu Swedia yang mengalahkan Azerbaijan dengan skor 3 – 0 diperoleh dengan salah satu diantaranya merupakan sumbangsih dari Ibrahimovic. Jadilah semenjak saat itu dia memperkuat Swedia dan tak pernah absen kecuali mengalami cedera.

Di piala dunia 2002 Korea & Jepang, merupakan kompetisi resmi pertama yang di ikuti oleh Zlatan Ibrahimovic. Sayangnya dalam ajang kompetisi tertinggi sepakbola tersebut, Swedia harus takluk dari Senegal di babak 16 besar dengan skor 1 – 2. Karir dari Ibrahimovic bersama Swedia terus bersinar, terutama pada 4 September 2004 Ibrahimovic berhasil mencetak 4 gol dalam satu laga bersama Swedia melawan Malta.

Bersama klub, Zlatan Ibrahimovic sudah bermain di sejumlah klub-klub besar di Eropa diantaranya Ajax Amsterdam, Juventus, Inter Milan, Barcelona, AC Milan, dan terakhir adalah Paris Saint germain ( PSG ). Berbagai gelar dan penghargaan individu telah didapatkan oleh Ibrahimovic bersama klub-klub sebelumnya tersebut.

Namun sayangnya, prestasi tersebut tidak mampu dia tularkan ke level internasional. Karena hingga kini, Ibrahimovic belum sekalipun mampu mempersembahkan gelar bergengsi bagi negaranya, Swedia. Namun paling tidak namanya akan tetap di ingat oleh publik Swedia, apalagi kini dia merupakan pencetak gol terbanyak dengan 62 gol dari 111 pertandingan yang di ikutinya.

Berita Terkait

PROFIL PELATIH : ERIK HAMREN

PROFIL PELATIH : ERIK HAMREN
PROFIL PELATIH : ERIK HAMREN

Erik Hamren merupakan pelatih kepala tim nasional Swedia sejak tahun 2009 lalu setelah kesuksesannya bersama klub-klub lokal di Swedia. Mengawali karirnya sebagai pelatih pada tahun 1987 dari dasar di divisi empat Swedia bersama Enkopings SK yang selanjutnya menangani klub lokal lainnya seperti Vasby IK, IF Brommapojkarna, Vasalunds IF, dan Degerfors IF

Kesuksesannya yang pertama diraih kala menangani AIK dengan membawa klub tersebut menjuarai dua trophy Svenska Cupen atau Piala Swedia. Prestasi tersebut kembali di ulanginya bersama klub Swedia lainnya Orgryte IS pada tahun 1999 dan 2000.

Merasa karirnya mentok, Hamren kemudian mencoba peruntungan di luar Swedia dan singgah di Denmark bersama klub AaB Fodbold pada 2003. Bersama Aab, Hamren berhasil meraih titel bergengsi Danish Superliga Championship / liga Denmark. Hamren kemudian menangani salah satu klub raksasa Norwegia, Rosenborg BK pada tahun 2008 dan meraih gelar Premier League Norwegia pada tahun 2009 dan 2010.

Asosiasi sepakbola Swedia ( SvFF ) yang pada saat itu sedang mencari pelatih kepala kemudian menawarinya menjadi pelatih kepala Swedia yang bertahan hingga kini. Setelah gagal membawa timnya bermain di kompetisi akbar sepakbola dunia, Piala Dunia tahun 2010 dan 2014, akhirnya Hamren berhasil membawa Swedia melangkah ke turnamen Piala Eropa 2016 yang berlangsung di Prancis.

Di Prancis tentunya tugas Hamren akan semakin berat, mengingat di babak grup Swedia tergabung di grup keras bersama Belgia, Italia dan Irlandia di grup E.

PROFIL LEGENDA : GUNNAR NORDAHL

PROFIL LEGENDA : GUNNAR NORDAHL
PROFIL LEGENDA : GUNNAR NORDAHL

Publik dunia dalam beberapa dekade ini mungkin hanya mengenal sosok Zlatan Ibrahimovic sebagai penyerang asal Swedia yang cukup garang di muka gawang lawan. Namun sebenarnya jauh sebelum era Ibrahimovic, Swedia juga memiliki salah satu penyerang tajam yang ditakuti oleh lawan-lawannya bernama Gunnar Nordahl.

Bagi penggemar AC Milan nama ini tentu tidak asing, karena Nordahl memang bermain dan merupakan salah satu legenda untuk klub asal Italia tersebut. Periode 1949 hingga 1956 merupakan masa-masa keemasan AC Milan, dan salah satu bintangnya saat itu adalah Gunnar Nordahl.

Bersama AC Milan dia mengemas rasio mencetak gol yang cukup tinggi yaitu 210 gol dari 257 penampilan. Namun di musim 1956 Nordahl memutuskan untuk bergabung dengan AS Roma. Namun karirnya bersama klub ibukota Italia tersebut tidak semulus bersama AC Milan. Hanya menjalani dua musim saja bersama Il-Luppi, Nordahl akhirnya memutuskan untuk gantung sepatu pada akhir musim 1957-1958.

Karirnya di level internasional juga dilengkapi dengan kesuksesannya bersama Swedia menjadi juara Olimpiade musim panas tahun 1948, dan dia mengakhiri turnamen tersebut dengan meraih gelar sebagai pencetak gol terbanyak. Namun sayangnya, kiprahnya bersama tim nas Swedia hanya berlangsung singkat. Namun walau berlangsung singkat dia sanggup menciptakan rataan mencetak gol yang cukup tinggi 1, 5 gol per pertandingan atau dalam 33 laga berhasil mengemas 43 gol. Suatu pencapaian yang agaknya amat sulit untuk dilalui oleh penerus-penerusnya kini.

DAFTAR PEMAIN DAN SKUAD SWEDIA ( EURO 2016 )

Penjaga Gawang ( Kiper )

  • Patrik Carlgren
  • Johan Dahlin
  • Andreas Isaksson
  • Karl-Johan Johnsson
  • Kristoffer Nordfeldt
  • Robin Olsen

Pemain belakang ( Bek )

  • Mikael Antonsson
  • Ludwig Augustinsson
  • Pierre Bengtsson
  • Andreas Granqvist
  • Filip Helander
  • Pontus Jansson
  • Erik Johansson
  • Mattias Johansson
  • Mikael Lustig
  • Aleksander Milosevic
  • Per Nilsson
  • Jonas Olsson
  • Martin Olsson
  • Anton Tinnerholm
  • Oscar Wendt

Pemain Tengah ( Gelandang )

  • Nabil Bahoui
  • Jimmy Durmaz
  • Albin Ekdal
  • Erkan Zengin
  • Emil Forsberg
  • Oscar Hiljemark
  • Niklas Hult
  • Alexander Kacaniklic
  • Kim Källström
  • Abdullah Khalili
  • Sebastian Larsson
  • Oscar Lewicki
  • Robin Quaison
  • Marcus Rohdén
  • Gustav Svensson
  • Pontus Wernbloom

Pemain Depan ( Penyerang )

  • Marcus Berg
  • Johan Elmander
  • John Guidetti
  • Branimir Hrgota
  • Tobias Hysén
  • Zlatan Ibrahimović
  • Isaac Kiese Thelin
  • Emir Kujovic
  • Ola Toivonen

BACA JUGA :

Author: Admin