Prediksi Bola Betting

Prediksi Taruhan Bola Terkini

Friday 20th April 2018

7 Pelatih Asing di Torabika Soccer Championship ( TSC 2016 )

Posted by:
7 Pelatih Asing di Torabika Soccer Championship ( TSC 2016 )

7 Pelatih Asing di Torabika Soccer Championship ( TSC 2016 )

7 Pelatih Asing di Torabika Soccer Championship ( TSC 2016 ), – Kompetisi Torabika Soccer Championship telah resmi bergulir, klub-klub terbaik dari seluruh negri turut meramaikan kompetisi yang di ikuti oleh 18 klub tersebut. Dan setelah beberapa saat yang lalu kita membahas daftar pemain asing di TSC dan pemain asing yang kemungkinan akan bersinar, kini pada artikel berikut ini kami akan mencoba melakukan hal yang sama untuk kategori pelatih asing yang ada di kompetisi ini.

1.Milomir Seslija ( Arema Cronus )

Menukangi Arema Cronus pada awal 2016, Milomir Seslija terhitung amat sukses sebagai pelatih kepala Arema Cronus di berbagai turnamen yang di ikuti oleh tim Singo Edan. Bali Island Cup 2016 dan Piala Bhayangkara berhasil direngkuh oleh Arema Cronus setelah sebelumnya hanya mencapai babak semifinal di piala Gubernur Kalimantan Timur 2016.

Statistik mencatat dalam 15 pertandingan bersama Arema Cronus, Milomir membawa tim asal kota Malang tersebut meraih 11 kemenangan, 3 kali bermain seri dan sekali menelan kekalahan. Racikan dari Milomir terbukti mampu meningkatkan produktifitas lini serang pasukannya dengan rataan 1,7 gol per pertandingan.

Selain kuat dibagian penyerangan, pelatih asal Bosnia ini juga cukup piawai membentengi posisi belakang timnya. Arema hanya kebobolan 0,5 gol dalam setiap pertandingan bahkan penjaga gawang hanya menghadapi 2,4 tendangan yang mengarah ke gawangnya. Tentu statistik ini amat baik bahkan mungkin merupakan yang terbaik di Indonesia.

Milomir Seslija merupakan favorit kami untuk meraih gelar juara bersama Arema Cronus di kompetisi TSC 2016 ini.

2. Dejan Antonic ( Persib Bandung )

Dejan Antonic pelatih asal Serbia ini menukangi Persib Bandung, setelah sebelumnya menukangi Pelita Bandung Raya di Piala Presiden. Rekornya bersama PBR terhitung biasa-biasa saja kalau tidak mau disebut buruk. Namun bersama Persib Bandung catatannya meningkat dengan pesat.

Bersama Dejan, Maung Bandung yang bermain selama 9 pertandingan berhasil meraih 5 kemenangan, 2 imbang, dan 2 kalah. Sementara dalam hal produktivitas mencetak gol, Persib mencatatkan rataan 1,3 gol dalam 6,6 peluang setiap pertandingan. Untuk soal pertahanan, Persib juga terhitung baik dengan rata-rata kebobolan 0,8 dari 2,7 tendangan yang mengarah ke gawangnya. Catatan tersebut menempatkan Dejan Antonic menjadi yang terbaik kedua setelah Milomir Seslija ( Arema Cronus ).

3. Gomes Oliveira ( Madura United )

Gomes Oliveira, tiba-tiba saja menjadi sensasi baru sepakbola nasional. Kesuksesannya membawa Madura United melangkah ke babak final Piala Gubernur Kalimantan Timur tentu merupakan prestasi yang luar biasa mengingat klub ini belum genap berusia setahun. Sebelum bersama MU, Oliveira telah berpengalaman menjadi arsitek klub Indonesia bersama Persela Lamongan dan Persiram Raja Ampat.

MU yang baru berdiri di awal tahun lalu, sudah bermain 6 kali di turnamen Piala Gubernur Kalimantan Timur dan mencatatkan dua kali kemenangan, tiga kali imbang serta sekali saja menelan kekalahan. Sisi produktivitas juga lumayan baik, rataan mencetak 1,3 gol dari 5 peluang yang tercipta. Sementara untuk sisi pertahanan, Madura United kebobolan 0,8 gol dari 3,5 tendangan yang mengarah ke arah gawang.

Madura United bersama Gomes Oliveira kami prediksikan akan menjadi kejutan besar di Torabika Soccer Championship kali ini.

4. Paulo Camargo ( Persija Jakarta )

Pelatih asal Brazil ini dikontrak Persija Jakarta untuk menghadapi kompetisi TSC 2016, walau sejauh ini Persija belum menunjukkan permainan yang solid, namun Managemen Persija masih yakin dengan kemampuan pelatih yang pernah melatih mantan pemain terbaik dunia Ricardo Kaka.

Camargo sejauh ini sudah memimpin Persija Jakarta dalam 6 pertandingan. Bersama Camargo, Persija hanya mampu meraih dua kemenangan, dua imbang dan dua kali menelan kekalahan. Selain itu catatan kurang impresif lainnya adalah dari sisi produktivitas, Macan Kemayoran hanya rata-rata mampu mengemas 0,5 gol dari 4 peluang yang tercipta. Di lini belakang pun Persija rata-rata mengalami kebobolan 0,8 dari 3 tendangan yang mengarah ke gawang.

Tampaknya Camargo harus bekerja ekstra keras lagi untuk mampu meningkatkan permainan dari tim asuhannya.

5. Stefan Hansson ( Persela Lamongan )

Persela Lamongan pertama kali mengontrak pelatih asal Swedia ini untuk menghadapi Piala Gubernur Kalimantan Timur. Meski akhirnya mereka gagal melangkah ke babak semifinal karena tersisih di babak penyisihan grup, namun tampaknya pihak manajemen Laskar Joko Tingkir masih mempercayakan kinerja Hansson dalam memimpin tim tersebut untuk kompetisi Torabika Soccer Championship ini.

Selama menangani Persela dalam 3 pertandingan, Hansson membawa tim ini meraih sekali kemenangan, sekali imbang dan sekali menelan kekalahan. Namun lini penyerangan tim ini terlihat sangat produktif dengan meraih 1,7 gol dari 5,5 peluang yang berhasil diciptakan.

Namun produktifnya lini depan belum di imbangi oleh kokohnya barisan pertahan, dan ini tampaknya akan menjadi PR untuk Hansson, dimana Persela menderita kebobolan 1,3 dari 6 tendangan yang mengarah ke gawangnya.

6. Luciano Leandro ( PSM Makassar )

Luciano Leandro adalah pahlawan dan legenda hidup di kota Makassar. Pemain yang sukses membawa PSM menjadi juara ISL ini, memulai debut sebagai pelatih saat menghadapi Persija Jakarta dan Bali United dalam turnamen mini Trofeo Persija 2016. Walau PSM gagal total, namun tampaknya manajemen PSM masih mempercayai mantan pemainnya ini terus membesut tim hingga kompetisi Torabika Soccer Championship.

Rekor Luciano bersama PSM memang terlihat tampak paling tidak baik dibandingkan koleganya yang lain diatas. PSM harus menelan 1 kekalahan 1 kali imbang dalam dua pertandingannya. Bahkan PSM tidak mampu mencetak sebiji gol pun dari rataan 3 peluang yang diperolehnya dalam dua pertandingan tersebut.

Barisan pertahanan juga salah satu sektor yang butuh pembenahan, kebobolan satu gol dari 3 tendangan yang mengarah kegawang, tentunya bukan merupakan prestasi yang baik.

Selain ke enam pelatih tersebut, sebenarnya masih ada dua pelatih asing lagi yang akan mengikuti kompetisi torabika soccer championship ini, yakni Jaino Matos ( Persiba Balikpapan ) dan Dragon Djukanovic ( Pusamania Borneo FC ) namun keduanya baru akan menjalani debutnya sebagai pelatih di Indonesia, sehingga data dan statistik mereka masih belum dimiliki keduanya.

Sumber : Bolacom, Wikipedia, dan berbagai referensi lainnya

Tags: , , , , ,

********

GRATIS !!! Silakan daftar dan pasang taruhan judi bola online anda via Yukitabet.com (Agen Resmi Sbobet, Maxbet dan 368Bet di Indonesia). Support dengan transaksi menggunakan rekening BCA, Mandiri, BNI dan BRI dengan minimal deposit Rp 50.000 dan minimal pemasangan taruhan per pertandingan Rp 25.000. Agen Bola